jump to navigation

Dengki Agustus 24, 2008

Posted by wedangcoro in Jati Diri.
trackback

Alhamdulillaahirabbil ‘aalamiin, Allahuma shalli ‘ala Muhammad wa’ala aalihi washahbihii ajmai’iin. Saudaraku,apa yang kita lihat, apa yang kita dengar dan kita rasakan akan sangat mempengaruhi keadaan qolbu kita ini, salah satu hal yang dapat menenggelamkan kita ke dalam kesengsaraan adalah kedengkian.Dan ini harus sangat kita atasi di bulan ramadhan ini.

Dengki pada prinsipnya adalah senang melihat orang lain susah dan susah melihat orang lain senang, anehnya kedengkian ini adalah kita yang berbuat dzolim tapi justru kitalah yang akan sengsara ,celakanya kedengkian kita kepada seseorang itu tidak akan merobah ketentuan Allah bagi orang yang kita dengki , semakin kita dengki kepada seseorang maka semakin membaralah bencana pada diri kita ; kita tidak akan senang melihatnya dipuji , akan menderita melihat orang lain sukses sehingga akan berupaya terus untuk menjatuhkan orang yang kita dengki, dan itu hanya akan membuat terpuruk waktu, tenaga dan pikiran kita.

Prestasi kita hangus untuk melunasi beban dengki kepada seseorang, dan ketahuilah bahwa kedengkian inilah yang membuat iblis terkutuk selama-lamanya,kedengkian adalah ciri khas dari orang yang teramat bodoh yang menghancurkan hidupnya , padahal Allah Yang Menghendaki menebarkan nikmat sesuai kehendakNya, oleh karena itu waspadalah saudraku, setiap kali kita dengki kita akan rugi dikutuk oleh Allah , dilaknat oleh para malaikat , terpuruk perilaku menjadi hina dan hangus kebaikan kita , “Jauhilah dengki, karena dengki itu memakan kebaikan sebagaimana api makan kayu bakar.” (HR. Abu Daud).

Maka belajarlah untuk senang dengan kesenangan orang lain , belajarlah untuk memuji dan menghargai prestasi orang lain , belajarlah untuk menjadi bagian dari kesuksesan orang lain , belajarlah untuk menikmati bagaimana diri kita menjadi bagian dari keutamaan dan kemuliaan orang lain , Insya Allah jika kita merasa senang melihat kebahagiaan orang lain, maka hidup kita Insya Allah akan lebih bahagia , lebih nikmat dan lebih tentram, memang hidup yang tentram hanya dimiliki oleh orang-oarang yang bebas dari kedengkian.

Saudaraku, marilah kita jadikan ramadhan ini sebagai ramadhan perjuangan untuk bebas dari penyakit dengki yang membuat kita hina dan nista , Naudzubillahi min Dzalik .Wallahu alam.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: